| HOME | PROFILE | VISI DAN MISI | ANGGOTA | KEGIATAN | GALERI | PERALATAN | DOWNLOAD | DONASI | KEDAI | BUKU TAMU |

 

ARTIKEL FALAK

ARTIKEL

Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011

Oleh : Hanief Tri Hantoro

Diposting oleh : admin

Pada 6 Desember 2011

 

GBT 16 juni 2011 (Sumber: Planetarium Tenggarong)Bersiaplah untuk gerhana yang terakhir di tahun ini, yaitu Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada tanggal 10 Desember 2011. Beruntunglah kita yang ada di seluruh wilayah Indonesia karena dapat mengamati peristiwa spektakuler ini sejak awal hingga akhir.

Masih ingat dengan Gerhana Bulan Total di bulan Juni lalu? Apabila gerhana tersebut dimulai pada pukul 01.23 WITA, gerhana nanti akan dimulai lebih awal yaitu pada pukul 19.33 WITA, sehingga lebih bersahabat dibandingkan jika terjadi pada dinihari. Apalagi terjadinya di malam Minggu, tentunya tidak akan terlalu mengganggu proses belajar para siswa. Perbedaan lainnya adalah gerhana nanti akan terjadi lebih singkat dibandingkan gerhana Juni lalu. Kali ini totalitas gerhana hanya akan berlangsung selama 50 menit saja, bandingkan dengan gerhana yang terjadi pada Juni lalu yang mencapai 100 menit.

selengkapnya...


ARTIKEL

Kesaksian Mustahil Rukyat Saudi Syawwal 1432

Oleh : Mutoha Arkanuddin

Diposting oleh : admin

Pada 31 Agustus 2011

 

Ramadhan 1432 H telah berlalu dengan berbagai kesimpulan mengenai datangnya awal Syawwal 1432 H.  Di Indonesia setidaknya terjadi beda penentuan awal Syawwal tahun ini dalam rentang 4 hari. Jamaah Naqsabandiyah Padang merayakan pada 29 Agustus, Muhammadiyah pada 30 Agustus, Pemerintah dan beberapa ormas seperti NU, Persis, PUI dan Al Irsyad tanggal 31 Agustus dan Jamaah Islam Aboge merayakannya pada 1 September. 

Sementara di tingkat global penentuan 1 Syawwal hampir serentak dirayakan oleh negara-negara muslim dengan kebanyakan mengikuti keputusan Saudi yang menetapkan 1 Syawwal jatuh pada Selasa, 30 Agustus 2011 kecuali beberapa negara seperti Indonesia, Brunei Darussalam, Oman, Pakistan, Banglades, Libya, Afrika Selatan, Trinidad, Tobago, Inggris dan Australia. Penetapan Saudi tersebut konon berdasarkan pada laporan rukyat hilal pada Senin, 29 Agustus lalu oleh beberapa orang saksi yang telah disumpah padahal saat itu kedudukan hilal baru setinggi 0,5° di atas ufuk saat Matahari terbenam.


ARTIKEL

Pengantar Ilmu Hisab

Oleh : DR. Rinto Anugraha

Diposting oleh : admin

Pada 20 Oktober 2010

 

Islam sebagai agama Allah SWT sangat menekankan akan pentingnya ilmu pengetahuan. Hal ini dapat dibaca dari ayat pertama yang turun kepada Rasulullah SAW yang berbunyi “Iqra’”, banyaknya ayat yang mengisyaratkan tentang ilmu pengetahuan di alam semesta, pujian dari Allah SWT kepada orang-orang yang berilmu, hingga banyaknya ilmuwan muslim di setiap generasi yang turut andil menyumbang peradaban bagi umat manusia.


ARTIKEL

23 Tahun Keputusan Sidang Isbat Penentuan Awal Bulan Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah di Indonesia (Updated)

Oleh : Mutoha Arkanuddin

Diposting oleh : admin

Pada 7 Agustus 2011

 

Setelah melakukan inventarisasi, melacak dan mengkompilasi sumber-sumber berita di sana-sini akhirnya data hasil Keputusan Sidang Itsbat yang diselenggarakan oleh Pemerintah cq. Kementerian. Agama RI dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama untuk penentuan awal bulan Ramadahan, Syawwal dan Zulhijjah selama 22 tahun ke belakang 1988-2011 akhirnya dapat disusun. Data ini tentunya masih memerlukan koreksi seandainya masih ada yang kurang tepat.

Namun demikian sekilas melihat hasil keputusan yang diambil nampaknya hampir semua data yang digunakan sebagai dasar penetapan istbat selain istikmal adalah klaim rukyat dan bukan hasil rukyat yang dapat dipertanggungjawabkan secara astronomis. Artinya hampir semua laporan rukyat yang diterima (tulisan RUKYAT berwarna merah) terjadi saat posisi hilal pada ketinggian di bawah limit visibilitas mata telanjang.


ARTIKEL

RASHDUL KIBLAT 2010

Oleh : Mutoha Arkanuddin

Diposting oleh : admin

Pada 23 Mei 2010

Apakah arah kiblat masjid bisa berubah atau bergeser akibat gempa bumi maupun bergeraknya lempeng Bumi seperti isu yang tengah berkembang? Jawabannya tentu TIDAK! Artinya pengukuran sebelumnya memang yang membuat arah kiblat masjid tersebut tidak tepat. Dan para pakar geologi menegaskan bahwa kiblat tidak akan bergeser karena gempa maupun pergeseran lempeng Bumi.

Apakah arah kiblat cukup ke BARAT? Sebagaimana yang difatwakan oleh MUI beberapa waktu yang lalu? Jawabannya tentu TIDAK! Sebab di zaman sekarang menentukan arah kiblat semudah membalik telapak tangan (saking mudahnya RED) alias tidak sulit.

"Dan dari mana saja engkau keluar (untuk shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka'bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka'bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan." (QS. Al-Baqarah : 149)


DOWNLOAD

Download 16 Kitab Falak Gratis!

Oleh : Farid Ma'ruf

Diposting oleh : admin

Pada 26 Agustus 2010

 

       Pesatnya perkembangan teknologi, menjadikan Ilmu Falak juga mengalami banyak kemajuan. Berbagai kemudahan ditawarkan untuk mempermudah orang belajar dan mengenal ilmu falak dengan mudah. Padahal sebelumnya ilmu falak merupakan ilmu yang termasuk tinggi tingkat kesulitannya yang diajarkan di pondok-pondok pesantren. Berbagai jenis software dan animasi pergerakan alam raya kini dengan mudah dapat diperoleh. Menghitung awal bulan, membuat jadwal shalat dan imsakiyah, menentukan arah kiblat dan mengetahui saat gerhana terjadi kini siapapun bisa melakukan.

       Namun demikian di tengah gencarnya penggunaan teknologi sebagai alat bantu dalam mempelajari ilmu falak, tidak ada salahnya kita juga belajar kitab-kitab falak yang note bene mereka sebenarnya adalah 'mbahnya' software-software ilmu falak yang kita kenal selama ini. Berikut ini saya sediakan 16 judul kitab ilmu falak karangan dari berbagai ahli falak dari berbagai negeri yang ditulis dalam aksara jawi (arab). Buku-buku tersebut merupakan kiriman dari Ust. M Shiddiq al Jawi. Berikut daftar judul kitab dan nama pengarangnya :


ARTIKEL

GERHANA BULAN SEBAGIAN 26 JUNI 2010

Oleh : AR Sugeng Riyadi

Diposting oleh : admin

Pada 12 Juni 2009

 

GBS 26/06/2010Insya Alloh, Gerhana Bulan Sebagian akan terjadi pada tanggal 26 Juni 2010. Fenomena alam ini bisa kita saksikan dari seluruh wilayah di Indonesia, khususnya bagian barat akan mengalami nasib mujur, karena proses masuknya Bulan ke dalam bayangan inti akan bisa kita amati manakala cuaca cerah tentunya. Selamat menyaksikan GBS selepas maghrib, jangan lupa Sholat Khusuf/Gerhana lho…

Fenomena Gerhana selama tahun 2010:

Di tahun 2010 ini, kita (di Bumi) bisa menyaksikan fenomena Gerhana, baik Matahari maupun Bulan. Ada yang bisa kita saksikan dari Indonesia, namun ada yang hanya di wilayah diluar Indonesia. Yach, yang GMT itu justru di luar Indonesia, sayang sekali…


ARTIKEL

GERHANA BULAN SEBAGIAN (GBS) DI MALAM TAHUN BARU

Oleh : Mutoha Arkanuddin

Diposting oleh : admin

Pada 12 Desember 2009

Mengawali tahun 2010 nanti berdasarkan perhitungan astronomis akan terjadi lagi peristiwa musiman yaitu Gerhana Bulan. Seperti sudah diketahui gerhana Bulan terjadi akibat posisi Matahari-Bumi-Bulan segaris, saat itu bayangan Bumi yang seharusnya sampai di permukaan Bulan akan terhalang sebagian atau seluruhnya sehingga permukaan Bulan terlihat gelap. Saat Bulan tertutup seluruhnya disebut Gerhana Bulan Total (GBT) dan saat Bulan hanya tertutup sebagian disebut Gerhana Bulan Sebagian (GBS).


ARTIKEL

Gerhana Matahari Total 22 Juli 2009

Oleh : DR. Rinto Anugraha *)

Diposting oleh : admin

Pada 22 Juli 2009

alah satu fenomena alam yang sangat menarik untuk diamati adalah peristiwa gerhana bulan (moon eclipse) dan gerhana matahari (solar eclipse). Terjadinya gerhana adalah sebagai bukti tanda-tanda kekuasaan Allah SWT yang meletakkan matahari dan bulan pada garis edarnya dan bergerak dengan perhitungan yang dapat dipelajari oleh manusia. Allah SWT berfirman, "Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang." (Ibrahim:33).

Allah SWT juga berfirman, "Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya." (Yasin:40)

Pada hari Rabu, 22 Juli 2009, Insya Allah akan terjadi gerhana matahari total (total solar eclipse). Gerhana matahari terjadi ketika matahari-bulan-bumi terletak pada satu garis lurus. Karena itu, gerhana matahari selalu terjadi saat bulan baru (new moon), meskipun tidak setiap bulan baru akan terjadi gerhana matahari. Gerhana matahari bersifat total jika ada permukaan bumi yang terkena bayangan umbra bulan.

selengkapnya...


ARTIKEL

Konversi Kalender Miladi dan Hijri

Oleh : Fikrizuhara Muzakkin

Diposting oleh : admin

Pada 26 April 2011

 

 

1. Konversi Kalender Hijri menjadi Miladi

 

Rumus atau formula umum konversi kalender Hijri menjadi Miladi, jika Y = tahun, M = bulan dan D = hari (tanggal) Hijri adalah sebagai berikut :

 

Miladi = INT((11*Y+3)/30)+354*Y+30*M-INT((M-1)/2)+D-466963,5

 

Anggaplah kita sudah membuka software MS Excel dan berada pada Sheet1 atau sheet manapun. Misalkan dalam sel C3, C4 dan C5 masing-masing berisi data tahun, bulan dan hari (tanggal), atau dengan kata lain data tahun, bulan dan hari (tanggal) Hijri masing-masing berada dalam sel C3, C4 dan C5.

selengkapnya...


ARTIKEL

KESAKSIAN MUSTAHIL RUKYAT SAUDI

Oleh : Mutoha Arkanuddin

Diposting oleh : admin

Pada 13 November 2010

 

 

Keputusan Saudi menerima 'klaim rukyat' dalam kondisi hilal 'not possible sighting' karena ketinggiannya baru 0,7° di atas ufuk memang sudah bisa diprediksi sebelumnya dan itu bukan kali pertama Saudi bertindak 'tidak ilmiah' seperti ini (baca : http://rukyatulhilal.org/visibilitas/indonesia/1431/zulhijjah/index.html ) Kontroversi tehadapa keputusan Saudi yang kerap kali menerima kesaksian hilal saat 'not possible sighting' seperti kali ini memang sudah lama menjadi bahan diskusi para pakar falak dunia di forum Islamic Crescent Observation Project (ICOP) yang berpusat di Jordania dan Forum Moonsighting Committee Worldwide (MCW) yang berpusat di USA.  Sementara di Indonesia yang mayoritas penduduknya  muslim dan banyak memiliki pakar falak ini justru kasus ini tidak begitu populer. 

selengkapnya...


ARTIKEL

Kalkulasi Gerhana Matahari dan Bulan

Oleh : Ferry M. Simatupang *)

Diposting oleh : admin

Pada 12 Juni 2009

 

Dengan alat bantu kalkulator saku, kita bisa menghitung kapan terjadinya gerhana bulan atau gerhana matahari. Tetapi tentu saja tidak dengan ketelitian tinggi. Dalam tulisan bab ini, anda akan diperkenalkan cara menghitung kapan terjadinya gerhana. Perhitungan di sini tidak dimaksudkan untuk kepentingan ilmiah (karena akurasinya tidak memadai untuk itu), tetapi bisa untuk kegunaan penelusuran historis atau untuk mengetahui kapan akan terjadi gerhana yang akan datang. Bab ini disusun terutama berdasarkan referensi.

selengkapnya...


ARTIKEL

Awal Waktu Shalat Perspektif Syar'i dan Sains

Oleh : Susiknan Azhari *)

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

Persoalan salat adalah merupakan persoalan fundamental dan signifikan dalam Islam. Dalam menunaikan kewajiban salat, kaum muslimin terikat pada waktu-waktu yang sudah ditentukan “sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang-orang yang beriman” (QS. An-Nisa: 103). Konsekuensi logis dari ayat ini adalah salat tidak bisa dilakukan dalam sembarang waktu, tetapi harus mengikuti atau berdasarkan dalil-dalil baik dari Al-Qur’an maupun Al-Hadis.

Sebelum mengkaji lebih jauh persoalan awal waktu salat, terlebih dahulu perlu dipertanyakan: apakah awal waktu salat itu benar-benar ada? Dalam Al-Qur’an tidak ditemukan istilah awal waktu, yang ada adalah istilah kitaban mauquta. Meskipun demikian, istilah awal waktu salat sudah demikian populer dikalangan masyarakat. Lalu dimana dapat dijumpai istilah awal waktu salat. Jika dibaca kitab-kitab klasik dengan teliti dan cermat terutama yang mengkaji persoalan-persoalan fikih maka akan ditemukan. Dalam kitab-kitab tersebut ada bab khusus yang berjudul mawaqit as-salat, disinilah akan ditemukan istilah dimaksud. Hampir seluruh kitab fikih pada saat membicarakan salat ada bab khusus yang membicarakan mawaqit as-salat.


ARTIKEL

Menghitung Arah Kiblat

Oleh : Sriyatin Shadiq Al Falaky

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

Arah  Kiblat dan Segitiga Bola

Kata Arah Kiblat,  dua kata ini yang akan dicari formulasi dan hitungan penentuannya.  Kata arah berarti jurusan, tujuan dan maksud[1], yang lain memberi arti jarak terdekat[2] yang diukur melalui lingkaran besar pada permukaan bumi[3], dan yang lain artinya jihad, syathrah dan azimuth[4]. Sedangkan kata Kiblat berarti Ka’bah yang terletak di dalam Masjidil Haram kota Mekah. Para ulama sepakat menghadap ke arah kiblat merupakan syarat sahnya shalat, maka kaum muslimin wajib  menghadap ke arah kiblat dalam melakukan ibadah shalat. Dengan demikian arah kiblat adalah suatu arah (kiblat di Mekah) yang wajib dituju  oleh umat Islam ketika ibadah shalat.  

selengkapnya...


ARTIKEL

Menghitung Awal Bulan Sistem Ephemeris Hisab-Rukyat

Oleh : Sriyatin Shadiq Al Falaky

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

 

Contoh perhitungan awal bulan “Sistem Ephemeris Hisab Rukyat” (Hisabwin version 1.0/1993 atau Winhisab version 2.0/1996) ini disampaikan pada Kegitan “Penataran/Pelatihan/Orientasi/Kuliah/ Pertemuan/Diklat Hisab Rukyat” sejak tahun 1993 sampai sekarang, disajikan dengan cara dan penggunaan yang sama, hanya contoh perhitungan awal bulan dibuat berbeda/disesuaikan.

Semoga manfaat. Amin

 

CONTOH PERHITUNGAN AWAL BULAN SYAWAL 1426 H

Lintang tempat Jakarta (f) = ‑ 6° 10' LS

Bujur tempat Jakarta (l) = 106° 50' BT

Tinggi tempat = 28 meter di atas laut

selengkapnya...


ARTIKEL

Awal Waktu Shalat Perspektif Syar'i dan Sains

Oleh : Susiknan Azhari *)

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

 

Persoalan salat adalah merupakan persoalan fundamental dan signifikan dalam Islam. Dalam menunaikan kewajiban salat, kaum muslimin terikat pada waktu-waktu yang sudah ditentukan “sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang-orang yang beriman” (QS. An-Nisa: 103). Konsekuensi logis dari ayat ini adalah salat tidak bisa dilakukan dalam sembarang waktu, tetapi harus mengikuti atau berdasarkan dalil-dalil baik dari Al-Qur’an maupun Al-Hadis.

Sebelum mengkaji lebih jauh persoalan awal waktu salat, terlebih dahulu perlu dipertanyakan: apakah awal waktu salat itu benar-benar ada? Dalam Al-Qur’an tidak ditemukan istilah awal waktu, yang ada adalah istilah kitaban mauquta. Meskipun demikian, istilah awal waktu salat sudah demikian populer

selengkapnya...


ARTIKEL

RASHDUL KIBLAT 2009

Oleh : Mutoha Arkanuddin

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

Apakah arah kiblat bisa berubah? Tentu Tidak! Artinya pengukuran sebelumnya memang yang tidak tepat.

 

"Dan dari mana saja engkau keluar (untuk mengerjakan shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka'bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka'bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan." ( QS. Al-Baqarah : 149 )

 

“ Baitullah ( Ka'bah ) adalah kiblat bagi orang-orang di dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram adalah kiblat bagi orang-orang yang tinggal di Tanah Haram ( Makkah ) dan Makkah adalah qiblat bagi seluruh penduduk bumi, Timur dan Barat dari umatKu” ( Hadith Riwayat Al-Baihaqi )

 

Dalam ajaran Islam, mengadap ke arah kiblat ( Masjidil Haram / Ka'bah ) adalah suatu tuntutan syariah di dalam melaksanakan ibadah tertentu, ia wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat dan menguburkan jenazah orang Islam, ia juga merupakan sunah ketika azan, berdoa, berzikir, membaca Al-Quran, menyembelih binatang dan sebagainya.

Berdasarkan tinjauan astronomis atau ilmu falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat antaranya adalah menggunakan kompas, theodolit, rasi bintang, matahari dan yang paling mudah adalah saat matahari tepat di atas Ka'bah (Makkah) yang dikenal dengan istilah Istiwa A'zam (Istiwa Utama). Di kalangan masyarakat pesantren di Indonesia istilah yang cukup dikenal adalah "zawal" atau "rashdul qiblat".

selengkapnya...


 

00:00:00

KOMENTAR


 


SPONSOR

 

The image “http://www.serambi.co.id/themes/3D-Fantasy/images/srmb_top_01.gif” cannot be displayed, because it contains errors.

The Realistic Planetarium Software

Dealer Teleskop Vixen Indonesia

PENGUNJUNG

 

 FOLLOW ME

WEB BROWSER

Copyright © 2009 Rukyatul Hilal Indonesia (RHI)   |  Semua tulisan dalam situs ini bebas disunting dengan menyebutkan sumber dan penulisnya. | Admin: Mutoha Arkanuddin