| HOME | PROFILE | VISI DAN MISI | ANGGOTA | KEGIATAN | GALERI | PERALATAN | DOWNLOAD | DONASI | KEDAI | BUKU TAMU |

 

ARTIKEL FALAK

ARTIKEL

Gerhana Matahari Total 22 Juli 2009

Oleh : DR. Rinto Anugraha *)

Diposting oleh : admin

Pada 22 Juli 2009

alah satu fenomena alam yang sangat menarik untuk diamati adalah peristiwa gerhana bulan (moon eclipse) dan gerhana matahari (solar eclipse). Terjadinya gerhana adalah sebagai bukti tanda-tanda kekuasaan Allah SWT yang meletakkan matahari dan bulan pada garis edarnya dan bergerak dengan perhitungan yang dapat dipelajari oleh manusia. Allah SWT berfirman, "Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang." (Ibrahim:33).

Allah SWT juga berfirman, "Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya." (Yasin:40)

Pada hari Rabu, 22 Juli 2009, Insya Allah akan terjadi gerhana matahari total (total solar eclipse). Gerhana matahari terjadi ketika matahari-bulan-bumi terletak pada satu garis lurus. Karena itu, gerhana matahari selalu terjadi saat bulan baru (new moon), meskipun tidak setiap bulan baru akan terjadi gerhana matahari. Gerhana matahari bersifat total jika ada permukaan bumi yang terkena bayangan umbra bulan.

selengkapnya...


ARTIKEL

Kalkulasi Gerhana Matahari dan Bulan

Oleh : Ferry M. Simatupang *)

Diposting oleh : admin

Pada 12 Juni 2009

 

Dengan alat bantu kalkulator saku, kita bisa menghitung kapan terjadinya gerhana bulan atau gerhana matahari. Tetapi tentu saja tidak dengan ketelitian tinggi. Dalam tulisan bab ini, anda akan diperkenalkan cara menghitung kapan terjadinya gerhana. Perhitungan di sini tidak dimaksudkan untuk kepentingan ilmiah (karena akurasinya tidak memadai untuk itu), tetapi bisa untuk kegunaan penelusuran historis atau untuk mengetahui kapan akan terjadi gerhana yang akan datang. Bab ini disusun terutama berdasarkan referensi.

selengkapnya...


ARTIKEL

Awal Waktu Shalat Perspektif Syar'i dan Sains

Oleh : Susiknan Azhari *)

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

Persoalan salat adalah merupakan persoalan fundamental dan signifikan dalam Islam. Dalam menunaikan kewajiban salat, kaum muslimin terikat pada waktu-waktu yang sudah ditentukan “sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang-orang yang beriman” (QS. An-Nisa: 103). Konsekuensi logis dari ayat ini adalah salat tidak bisa dilakukan dalam sembarang waktu, tetapi harus mengikuti atau berdasarkan dalil-dalil baik dari Al-Qur’an maupun Al-Hadis.

Sebelum mengkaji lebih jauh persoalan awal waktu salat, terlebih dahulu perlu dipertanyakan: apakah awal waktu salat itu benar-benar ada? Dalam Al-Qur’an tidak ditemukan istilah awal waktu, yang ada adalah istilah kitaban mauquta. Meskipun demikian, istilah awal waktu salat sudah demikian populer dikalangan masyarakat. Lalu dimana dapat dijumpai istilah awal waktu salat. Jika dibaca kitab-kitab klasik dengan teliti dan cermat terutama yang mengkaji persoalan-persoalan fikih maka akan ditemukan. Dalam kitab-kitab tersebut ada bab khusus yang berjudul mawaqit as-salat, disinilah akan ditemukan istilah dimaksud. Hampir seluruh kitab fikih pada saat membicarakan salat ada bab khusus yang membicarakan mawaqit as-salat.


ARTIKEL

Menghitung Arah Kiblat

Oleh : Sriyatin Shadiq Al Falaky

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

Arah  Kiblat dan Segitiga Bola

Kata Arah Kiblat,  dua kata ini yang akan dicari formulasi dan hitungan penentuannya.  Kata arah berarti jurusan, tujuan dan maksud[1], yang lain memberi arti jarak terdekat[2] yang diukur melalui lingkaran besar pada permukaan bumi[3], dan yang lain artinya jihad, syathrah dan azimuth[4]. Sedangkan kata Kiblat berarti Ka’bah yang terletak di dalam Masjidil Haram kota Mekah. Para ulama sepakat menghadap ke arah kiblat merupakan syarat sahnya shalat, maka kaum muslimin wajib  menghadap ke arah kiblat dalam melakukan ibadah shalat. Dengan demikian arah kiblat adalah suatu arah (kiblat di Mekah) yang wajib dituju  oleh umat Islam ketika ibadah shalat.  

selengkapnya...


ARTIKEL

Menghitung Awal Bulan Sistem Ephemeris Hisab-Rukyat

Oleh : Sriyatin Shadiq Al Falaky

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

 

Contoh perhitungan awal bulan “Sistem Ephemeris Hisab Rukyat” (Hisabwin version 1.0/1993 atau Winhisab version 2.0/1996) ini disampaikan pada Kegitan “Penataran/Pelatihan/Orientasi/Kuliah/ Pertemuan/Diklat Hisab Rukyat” sejak tahun 1993 sampai sekarang, disajikan dengan cara dan penggunaan yang sama, hanya contoh perhitungan awal bulan dibuat berbeda/disesuaikan.

Semoga manfaat. Amin

 

CONTOH PERHITUNGAN AWAL BULAN SYAWAL 1426 H

Lintang tempat Jakarta (f) = ‑ 6° 10' LS

Bujur tempat Jakarta (l) = 106° 50' BT

Tinggi tempat = 28 meter di atas laut

selengkapnya...


ARTIKEL

Awal Waktu Shalat Perspektif Syar'i dan Sains

Oleh : Susiknan Azhari *)

Diposting oleh : admin

Pada 23 Maret 2009

 

Persoalan salat adalah merupakan persoalan fundamental dan signifikan dalam Islam. Dalam menunaikan kewajiban salat, kaum muslimin terikat pada waktu-waktu yang sudah ditentukan “sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang-orang yang beriman” (QS. An-Nisa: 103). Konsekuensi logis dari ayat ini adalah salat tidak bisa dilakukan dalam sembarang waktu, tetapi harus mengikuti atau berdasarkan dalil-dalil baik dari Al-Qur’an maupun Al-Hadis.

Sebelum mengkaji lebih jauh persoalan awal waktu salat, terlebih dahulu perlu dipertanyakan: apakah awal waktu salat itu benar-benar ada? Dalam Al-Qur’an tidak ditemukan istilah awal waktu, yang ada adalah istilah kitaban mauquta. Meskipun demikian, istilah awal waktu salat sudah demikian populer

selengkapnya...


 

00:00:00

KOMENTAR


 


SPONSOR

 

Official Site Astronomy Year 2009

The image “http://www.serambi.co.id/themes/3D-Fantasy/images/srmb_top_01.gif” cannot be displayed, because it contains errors.

The Realistic Planetarium Software

Dealer Teleskop Vixen Indonesia

PENGUNJUNG

WEB BROWSER

Copyright © 2009 Rukyatul Hilal Indonesia (RHI)   |  Semua tulisan dalam situs ini bebas disunting dengan menyebutkan sumber dan penulisnya. | Admin: Mutoha Arkanuddin