1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Mengenal Ilmu Falak

Istilah Ilmu Falak berasal dari Bahasa Arab ‘Ilmu al-Falaki. Al-Falak berarti madāru n-Nujum atau lintasan beredarnya bintang-bintang (dalam pengertian mencakup keseluruhan benda-benda langit) atau orbit benda-benda langit. Istilah Ilmu Falak kemudian dipergunakan dalam 2 pengertian sesuai konteks penggunaannya: 1) Ilmu Falak dalam konteks keilmuan secara umum adalah ilmu yang mempelajari benda-benda langit dari segi peredarannya, kuantitasnya, kualitasnya, materi penyusunnya dan sifat-sifatnya, dan sebagainya. Ilmu Falak dalam pengertian ini semakna dengan istilah astronomi. 2) Ilmu Falak dalam konteks keilmuan syar‘i adalah ilmu yang mempelajari pergerakan benda-benda langit untuk tujuan mempermudah terlaksananya suatu rukun atau syarat dari suatu ‘ibādah dalam Islām. Ilmu Falak dalam pengertian kedua juga disebut Ilmu Falak Syar‘i (‘Ilmu l-Falaki sy-Syar‘iy). Materi yang dikaji dalam Ilmu Falak Syar‘i berkisar pada 4 bidang kajian: (1) Arah Kiblat (Simtu l-Qiblati) (2) Waktu Shalat (Auqātu sh-Shalāti) (3) Awal Bulan Hijri (Awāilu sy-Syuhūri l-Hijriyyati) (4) Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari (Khusūfu l-Qamar wa Kusūfu sy-Syams). Selanjutnya untuk lebih jelasnya silahkan anda baca kumpulan artikel-artikel yang ditulis oleh para pakar ilmu falak seperti berikut.

Pilih Kategori : Awal Bulan | Arah Kiblat | Waktu Shalat | Gerhana

Pengantar Ilmu Hisab

Islam sebagai agama Allah SWT sangat menekankan akan pentingnya ilmu pengetahuan. Hal ini dapat dibaca dari ayat pertama yang turun kepada Rasulullah SAW yang berbunyi “Iqra’”, banyaknya ayat yang mengisyaratkan tentang ilmu pengetahuan di alam semesta, pujian dari Allah SWT kepada orang-orang yang berilmu, hingga banyaknya ilmuwan muslim di setiap generasi yang turut andil menyumbang peradaban bagi umat manusia. Salah satu ilmu pengetahuan yang sangat penting bagi ummat Islam adalah ilmu hisab atau ilmu falak. Ilmu hisab ini sangat berkaitan dengan ibadah penting yaitu shalat, puasa dan haji. Dengan ilmu hisab, waktu shalat fardhu dapat ditentukan dengan memahami pergerakan matahari.

Selengkapnya...

Rukyatul Hilal

Rukyat berasal dari bahasa Arab " ra'a - yara - rukyat " yang artinya "melihat".  Hilal juga berasal dari bahasa Arab "al-hilal - ahillah" yaitu bulan sabit  pertama (crescent) yang terlihat setelah terjadinya ijtimak.  Ijtimak adalah bulan baru (new moon) disebut juga konjungsi atau bulan mati yaitu saat posisi Bulan dan Matahari berada pada jarak paling dekat saat itu. Secara astronomis, saat ijtimak terjadi maka bujur ekliptika Bulan sama dengan bujur ekliptika Matahari seperti terlihat oleh pengamat dari pusat Bumi (Geosentris).

Selengkapnya...

00:00:00

HISAB-RUKYAT
Ilmu Falak
────────────
Awal Bulan
────────────
Arah Kiblat
────────────
Waktu Shalat
────────────
Gerhana
────────────
 
KATEGORI
Buku Falak
────────────
Tokoh Falak
────────────
Karya Falak
────────────
Berita Falak
────────────
Peralatan
────────────
Software
────────────
Artikel
────────────
 
 
 
 
 

FOLLOW ME

Bergabung dengan Droup Facebook RHI Follow Tweeter RHIGroup Diskusi RHI via Yahoo

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

     Online :  0 member