1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Mengenal Rukyatul Hilal Indonesia (RHI)

NAMA LEMBAGA :  
Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak - Rukyatul Hilal Indonesia
( LP2IF – RHI )

TANGGAL BERDIRI :
Selasa, 31 Januari 2006 M, bertepatan 1 Muharram 1427 H

DASAR HUKUM PENDIRIAN LEMBAGA :
Akta Notaris Nurhadi Darussalam, S.H., M.Hum. Nomor: 02/Tanggal 13 Desember 2008.

SIFAT LEMBAGA :
1.  Independen.
2.  Sosial Keagamaan
2.  Amal Usaha
3.  Mandiri

ASAS/DASAR LEMBAGA :
Lembaga ini berasaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

JUMLAH ANGGOTA :
Jumlah anggota terdaftar saat ini (1 Januari 2015) adalah 178 personil dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia, ditambah beberapa anggota yang berdomisili di luar negeri.

SEKILAS LEMBAGA:
Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memfokuskan diri dalam pengkajian, pengembangan dan sosialisasi ilmu falak di Indonesia. Lembaga ini menghimpun para pemerhati dan ahli hisab rukyat  dari seluruh wilayah Indonesia. Anggotanya saling berkomunikasi, berinteraksi, belajar dan saling menyampaikan infomasi berkenaan dengan ilmu hisab-rukyat atau yang lebih terkenal dengan sebutan Ilmu Falak. Lewat jalinan komunitas  ini diharapkan dapat tercapai cita-cita Lahirnya Sistem Tunggal Kalender Hijriyah Indonesia.
Tujuan lain dari komunitas ini adalah melakukan kajian, pengembangan dan sosiaisasi ilmu falak kepada masyarakat yang berkenaan dengan  kegiatan ibadah umat Islam seperti penentuan awal bulan Hijriyah, penentuan awal waktu sholat, pengukuran arah kiblat dan pengiraan waktu gerhana. Ilmu yang selanjutnya juga dikenal dengan istilah Falak Syar'i atau Hisab Rukyat ini masih merupakan ilmu yang kurang diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim.  Hal ini dikarenakan metode pembelajaran ilmu falak masih cenderung tradisional dan stagnan tidak mengikuti perkembangan sains dan teknologi. RHI sebagai lembaga pengkajian dan pengembangan berusaha melakukan perubahan terhadap pola pembelajaran ilmu falak ini dengan menerapkan model pembelajaran multi media dan multi metoda. Dengan demikian belajar ilmu falak bukan lagi merupakan sesuatu yang sulit tapi menyenangkan.

SEJARAH RHI
Didirikan pada 1 Muharram 1427 H atau bertepatan dengan 31 Januari 2006 di Yogyakarta. Berawal dari keprihatinan terdahap perbedaan penetapan hari raya Idul Fitri yang terjadi waktu itu, pembentukan RHI dimulai. Dipelopori oleh Mutoha Arkanuddin ketua perkumpulan astronom amatir yang berdomisili di  Yogyakarta, RHI awalnya merupakan kelompok diskusi online (mailing list) yang membahas permasalahan seputar hisab-rukyat yang beralamat di  http://tech.groups.yahoo.com/group/rukyatulhilal/. Waktu itu masalah yang paling mendapat sorotan adalah kenapa hari raya bisa berbeda. Kelompok diskusi online ini semakin berkembang hingga memiliki lebih 300 anggota yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Sejalan dengan kemajuannya milis ini akhirnya berkembang menjadi komunitas darat yang sering berkumpul untuk berdiskusi dan melakukan kegiatan observasi lapangan baik berupa pengamatan hilal atau rukyatul hilal yang dilakukan hampir setiap menjelang  bulan baru hijriyah. Hingga akhirnya terwujudlah jaringan rukyat dari seluruh kawasan Indonesia yang diwakili oleh koordinator RHI di wilayah masing-masing. Jaringan rukyat ini diharapkan nantinya dapat membangun dabase hasil rukyat selama kurun waktu tertentu sehingga nantinya dapat menjadi dasar penentuan kriteria awal bulan Hijriyah di Indonesia.
Pada usianya yang ke-3 tepatnya tanggal 13 Desember 2008, RHI secara resmi terdaftar dan menjadi lembaga yang diberi nama Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak (LP2IF) Rukyatul Hilal Indonesia (RHI). Hal ini berdasarkan Akta Notaris yang dikeluarkan oleh Notaris Nurhadi Darussalam, S.H., M.Hum. dengan terbitnya Surat Akta Nomor: 02/Tanggal 13 Desember 2008.

BADAN PENDIRI RHI
Anggota Badan Pendiri RHI berdasarkan Akta Notaris dan secara resmi menjadi saksi berubahnya RHI menjadi sebuah lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak (LP2IF) adalah :
1.  Mutoha Arkanuddin    
2.  H. Sofwan Jannah, M..Ag.

Dengan Pengurus Inti :
1.  Ketua : Drs. Mutoha Arkanuddin  (Koordinator Jogja Astro Club)
2.  Sekretaris : H. Sofwan Jannah, M.Ag. (Dosen FIAI Universitas Islam Indonesia)
3.  Bendahara : H. Syaban Nuroni, M.A. (Kantor Kementerian Agama DIY)

Pengurus Inti RHI bersama Pensehat

ANGGOTA TIM PEMBINA RHI
Mengingat besar dan luasnya medan jangkauan kegiatan Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) maka diperlukan pakar-pakar yang sesuai dengan bidangnya dan siap membantu mengembangkan RHI menjadi komunitas yang besar dan beranggotakan personil-personil dan relawan yang siap membantu secara  ikhlas demi tercapainya visi dan misi RHI. Berikut ini daftar Anggota Tim Pembina Rukyatul Hilal Indonesia (RHI):

1.  DR. T.  Djamaluddin  -  Lembaga Penerbangan  dan Antariksa Nasional  (LAPAN) Bandung
2.  Drs. Oman Fathurahman, MAg.    -    Majlis Tarjih dan Tajdid  PP. Muhammadiyah
3.  DR. Moedji Raharto   -   Observatorium Bosscha  Lembang  Bandung
4.  Drs. Muhyidin Khazin, MAg.  -  Badan Hisab Rukyat (BHR) Pusat Jakarta
5.  Drs. Slamet, MT  -  Kepala Lab. Astronomi UNY
6.  Ir. Djawahir Fahrurrazi, MT - Dosen FT. Geodesi UGM Yogyakarta

Sampai saat ini usaha rekruitmen  para pakar baik sebagai Tim Pembina maupun Pengurus lembaga, anggota dan simpatisan RHI masih terus dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui berbagai media.

 Admin.

00:00:00

HISAB-RUKYAT
Ilmu Falak
────────────
Awal Bulan
────────────
Arah Kiblat
────────────
Waktu Shalat
────────────
Gerhana
────────────
 
KATEGORI
Buku Falak
────────────
Tokoh Falak
────────────
Karya Falak
────────────
Berita Falak
────────────
Peralatan
────────────
Software
────────────
Artikel
────────────
 
 
 
 
 

FOLLOW ME

Bergabung dengan Droup Facebook RHI Follow Tweeter RHIGroup Diskusi RHI via Yahoo

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

     Online :  0 member