|
PROFILE
Rukyatul Hilal
Indonesia (RHI)
(Indonesian
Crescent Observation)
Diposting oleh
:
admin
Pada 20 April 2009

Rukyatul Hilal Indonesia (RHI)
adalah sebuah lembaga swadaya
masyarakat yang memfokuskan diri dalam pengkajian, pengembangan dan sosialisasi
ilmu falak di Indonesia. Lembaga ini menghimpun para pemerhati dan ahli
hisab rukyat dari seluruh wilayah Indonesia. Anggotanya saling
berkomunikasi, berinteraksi, belajar dan saling menyampaikan infomasi berkenaan
dengan ilmu hisab-rukyat atau yang lebih terkenal
dengan sebutan Ilmu Falak. Lewat jalinan komunitas ini diharapkan dapat
tercapai cita-cita
Lahirnya Sistem Tunggal Penanggalan Islam di Indonesia.
Tujuan lain dari komunitas ini adalah
melakukan kajian, pengembangan dan sosiaisasi ilmu falak kepada masyarakat yang berkenaan dengan
kegiatan ibadah umat Islam seperti penentuan
awal bulan Hijriyah,
penentuan awal
waktu sholat, pengukuran
arah kiblat dan
pengiraan waktu gerhana. Ilmu yang
selanjutnya juga dikenal dengan istilah Falak Syar'i atau Hisab Rukyat ini masih merupakan ilmu yang kurang
diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim.
Hal ini dikarenakan metode pembelajaran ilmu falak masih cenderung tradisional
dan stagnan tidak mengikuti perkembangan sains dan teknologi. RHI sebagai
lembaga pengkajian dan pengembangan berusaha melakukan perubahan terhadap pola
pembelajaran ilmu falak ini dengan menerapkan model pembelajaran multi media dan
multi metoda. Dengan demikian belajar ilmu falak bukan lagi merupakan sesuatu
yang sulit tapi menyenangkan.
SEJARAH RHI
Didirikan pada 1 Muharram 1427 H atau bertepatan dengan
31 Januari 2006 di Yogyakarta. Berawal dari
keprihatinan terdahap perbedaan penetapan hari raya Idul Fitri yang terjadi
waktu itu, pembentukan
RHI dimulai. Dipelopori oleh
Mutoha Arkanuddin ketua
perkumpulan
astronom amatir
Jogja Astro Club (JAC)
yang berdomisili di Yogyakarta, RHI awalnya merupakan kelompok diskusi
online (mailing list) yang membahas permasalahan
seputar hisab-rukyat yang
beralamat di
Milis RHI. Waktu itu masalah yang paling mendapat sorotan adalah
kenapa hari raya bisa berbeda.
Kelompok diskusi online ini semakin berkembang hingga memiliki lebih 300
anggota yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Sejalan dengan
kemajuannya milis ini akhirnya berkembang menjadi komunitas darat yang
sering berkumpul untuk berdiskusi dan melakukan kegiatan observasi lapangan baik
berupa pengamatan hilal atau rukyatul hilal yang dilakukan hampir setiap
menjelang bulan baru hijriyah. Hingga akhirnya terwujudlah jaringan
rukyat dari seluruh kawasan Indonesia yang diwakili oleh koordinator RHI di
wilayah masing-masing. Jaringan rukyat ini diharapkan nantinya dapat membangun
dabase hasil rukyat selama kurun waktu tertentu sehingga nantinya dapat menjadi
dasar penentuan kriteria awal bulan Hijriyah di Indonesia.
Pada usianya yang
ke-3 tepatnya tanggal 13 Desember 2008, RHI secara resmi terdaftar dan menjadi
lembaga yang diberi nama Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak (LP2IF)
Rukyatul Hilal Indonesia (RHI). Hal ini berdasarkan Akta Notaris yang
dikeluarkan oleh Notaris Nurhadi Darussalam,
S.H., M.Hum. dengan terbitnya Surat Akta Nomor:
02/Tanggal 13 Desember 2008.
BADAN PENDIRI RHI
Anggota Badan
Pendiri RHI berdasarkan Akta Notaris dan secara resmi menjadi saksi berubahnya
RHI menjadi sebuah lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak (LP2IF) adalah
:
1. Mutoha
Arkanuddin
2. H.
Sofwan
Jannah, M..Ag.
Dengan Pengurus
Inti :
1. Direktur
: Mutoha Arkanuddin
2.
Sekretaris : H. Sofwan Jannah, M.Ag. (Dosen FIAI Universitas Islam Indonesia)
3.
Bendahara : H. Syaban Nuroni, M.A. (BHR Kantor Kementerian Agama DIY)

Pengurus Inti RHI bersama Kasubdit
Hisab-Rukyat Depag RI
ANGGOTA TIM
PEMBINA RHI
Mengingat besar dan luasnya medan
jangkauan kegiatan Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) maka diperlukan pakar-pakar yang sesuai
dengan bidangnya dan siap membantu mengembangkan RHI menjadi
komunitas yang besar dan beranggotakan personil-personil dan relawan yang siap
membantu secara ikhlas demi tercapainya visi dan misi
RHI.
Berikut ini daftar Anggota Tim Pembina Rukyatul Hilal Indonesia (RHI):
1. DR. T.
Djamaluddin - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
(LAPAN) Bandung
2. Drs. Oman
Fathurahman, MAg. - Majlis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah
3. DR. Moedji Raharto
- Observatorium Bosscha Lembang Bandung
4. Drs. Muhyidin Khazin, MAg.
- Badan Hisab Rukyat (BHR) Pusat Jakarta
5. Drs. Slamet, MT
- Kepala Lab. Astronomi UNY
6. Ir. Djawahir Fahrurrazi, MT - Dosen FT. Geodesi UGM Yogyakarta
Sampai saat ini usaha rekruitmen
para pakar baik sebagai Tim Pembina maupun Pengurus Komunitas serta anggota
komunitas masih terus dilakukan baik secara langsung maupun melalui
berbagai media.

|